MATERI GEOGRAFI


GEOGRAFI UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

Selasa, 20 Mei 2014

Standar Pelayanan Minimal (SPM) Penataan Ruang

Ringkasan Buku Perencanaan Pembangunan Wilayah

Luthfi Muta’ali

5.2 Standar Pelayanan Minimal (SPM) Penataan Ruang

Peningkatan kesadaran dan tuntutan masyarakat terhadap kinerja pelayanan publik mengharuskan penyelenggaraan negara (pemerintah) terus menerus memperbaiki pelayanan. Hal ini juga menjadi bagian penting dari menguatnya civil society dan perwjudan tata pemerintah yang baik ( good governance), seperti berkurangnya praktek korupsi kolusi dan nepotisme ( KKN ), terciptanya sistem pemerintah yang efisien, efektif dan propesional transparan dan akuntabel, terhapusnya peraturan dan praktek yang bersifat diskriminatif, meningkatnya partisipasi masyarakat dalam pengambilan kebijakan publik, dan terjaminnya konsistensi seluruh peraturan pusat daerah.

Standar Pelayanan Minimal ( SPM ) adalah salah satu instrumen tercapainya good governance. Oleh karena itu pemerintah menyusun peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 65 Tahun 2005 tentang Pedoman Penyusunan Penerapan Standar Pelayanan Minimal, yang selanjutnya untuk bidang pekerjaan umum nomor : 14 /prt/M/2010 tentang Standar Pelayanan Minimal Bidang Pekerjaan Umum dan penataan ruang. SPM ini disusun untuk melindungi hak-hak konstitual masyarakat dan kepentingan masyarakat serta komitmen lainnya.

Standar Pelayanan Minimal ( SPM ) penataan ruang adalah ketentuan jenis mutu pelayanan dasar bidang penataan ruang yang merupakan urusan wajib daerah yang berhak diperoleh oleh setiap warga secara minimal.

Standar Pelayanan Minimal ( SPM ) merupakan hak dan kewajiban penerima dan pemberi layanan yang disusun sebagai alat pemerintahan dan pemerintah daerah untuk menjamin akses dan mutu layanan dasar kepada masyarakat secara merata.

SPM penataan ruang menjadi bagian dari SPM Bidang Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang yang meliputi bidang pelayanan Sumber Daya Air, Jalan, Air Minum, penataan Bagunan dan Lingkungan, dan Jasa Konstruksi. Lingkungan SPM Penataan Ruang terdiri atas :

1. Informasi Penataan Ruang

2. Peliabatan Peran Masyarakat dalam proses penyusunan RTR

3. Izin Pemanfaatan Ruang

4. Pelayanan Pengaduan Pelanggaran Tata Ruang

5. Penyediaan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Publik

Wewenang dan atau penetapan SPM Penataan Ruang dan pelaksanaannya dilakukan oleh pemerihtah dengan memperhatikan kondisi dan kemampuan daerah provinsi dan kabupaten/kota yang menjadi urusannya. Pengorganisasian SPM dimulai pada tingkat gubernur, bupati, walikota hingga SKPD ditingkat pemerintahan sebagai berikut :

1. Gubernur, Buapati/Walikota bertanggung jawab dalam koordinasi penyelenggaraan SPM Bidang Penataan ruang sesuai dengan batas kewenangan administrasinya.

2. Koordinasi dan penyelenggaraan pelayanan dasar Bidang Penataan Ruang sesuai SPM dilaksanakan oleh instansi yang bertanggung jawab di bidang Pekerjaan Umum baik provinsi maupun kabupaten/kota.

3. Penyelenggaraan pelayanan dasar Bidang Penataan Ruang sesuai SPM dilakukan oleh tenaga ahlli dengan kualifikasi dan kompetisi yang dibutuhkan sesuai bidangnya.

4. Pemerintah kabupaten/kota yang telah menyusun Struktur Organisasi Tata Kerja ( SOTK ) dan belum ada unit yang menangani tugas pokok dan fungsi pembinaan jasa konstruksi dapat menunujuk atau menugaskan unit yang telah ada atau membentuk Unit Pelayanan Teknis atau Balai yang ada dibawah struktur organisasi Dinas Pekerjaan Umum.

Sabtu, 08 Maret 2014

Pendakian Gunung Sibayak


IMG_3759IMG_3771IMG_3772IMG_3773IMG_3779IMG_3794IMG_3797IMG_3838IMG_3839IMG_3840IMG_3852IMG_3901IMG_3903IMG_3919IMG_3940IMG_3941IMG_3972IMG_3974IMG_4051IMG_4053IMG_4163IMG_4197IMG_4176IMG_4205IMG_4271IMG_4403IMG_4405IMG_4304
IMG_4460IMG_4541IMG_4543
PUNCAK SIBAYAK
IMG_4589
SEISMOGRAF PEMANTAU SIBAYAK
Dahlan Syuhada Purba
Geografi B Reguler 2012

SUMBER DAYA ALAM DAN KEHUTANAN DI INDONESIA

BAB 1

PEMBAHASAN

1) Pengertian Sumber Daya Alam

Pengertian Sumber Daya Alam adalah semua kekayaan bumi, baik biotik maupun abiotik yang dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan manusia dan kesejahteraan manusia, misalnya: tumbuhan, hewan, udara, air, tanah, bahan tambang, angin, cahaya matahari, dan mikroba (jasad renik).

Agar dapat dikatakan sebagai sumber daya alam harus memenuhi tiga syarat yaitu :

· Tersedia di alam

· Dapat diolah

· Berguna atau member daya untuk menunjang kebutuhan hidup manusia.

Pada dasarnya Alam mempunyai sifat yang beraneka ragam, namun serasi dan seimbang. Oleh karena itu, perlindungan dan pengawetan alam harus terus dilakukan untuk mempertahankan keserasian dan keseimbangan tersebut.

Semua kekayaan yang ada di bumi ini, baik biotik maupun abiotik, yang dapat dimanfaatkan untuk kesejahteraan manusia merupakan sumber daya alam. Tumbuhan, hewan, manusia, dan mikroba merupakan sumber daya alam hayati, sedangkan faktor abiotik lainnya merupakan sumber daya alam nonhayati. Pemanfaatan sumber daya alam harus diikuti oleh pemeliharaan dan pelestarian karena sumber daya alam bersifat terbatas.

Sebelum membahas lebih jauh lagi tentang sumber daya alam disini akan dibahas pula mengenai kebutuhan hidup manusia berdasarkan urutan kepentingan.
Berdasarkan urutan kepentingan, kebutuhan hidup manusia, dibagi menjadi dua yaitu.
1. Kebutuhan Dasar

Kebutuhan ini bersifat mutlak diperlukan untuk hidup sehat dan aman. Yang termasuk kebutuhan ini adalah sandang, pangan, papan, dan udara bersih.

2. Kebutuhan sekunder

Kebutuhan ini merupakan segala sesuatu yang diperlukan untuk lebih menikmati hidup, yaitu rekreasi, transportasi, pendidikan, dan hiburan.

- Daya dukung lingkungan

Ketersediaan sumber daya alam untuk memenuhi kebutuhan dasar, dan tersedianya cukup ruang untuk hidup pada tingkat kestabilan sosial tertentu disebut daya dukung lingkungan. Singkatnya, daya dukung lingkungan ialah kemampuan lingkungan untuk mendukung perikehidupan semua makhluk hidup.

Penyebaran sumber daya alam di bumi ini tidaklah merata letaknya. misalnya ada bagian bagian bumi yang sangat kaya akan mineral, ada pula yang tidak. Ada yang baik untuk pertanian ada pula yang tidak. Oleh karena itu, agar pemanfaatannya dapat berkesinambungan, maka tindakan eksploitasi sumber daya alam harus disertai dengan tindakan perlindungan. Pemeliharaan dan pengembangan lingkungan hidup harus dilakukan dengan cara yang rasional antara lain sebagai berikut :

1. Memanfaatkan sumber daya alam yang dapat diperbaharui dengan hati-hati dan efisien, misalnya: air, tanah, dan udara.

2. Menggunakan bahan pengganti, misalnya hasil metalurgi (campuran).

3. Mengembangkan metoda menambang dan memproses yang efisien, serta pendaurulangan (recycling).

4. Melaksanakan etika lingkungan berdasarkan falsafah hidup secara damai dengan alam.

- Macam-macam sumber Daya Alam
Sumber daya alam dapat dibedakan berdasarkan sifat, potensi, dan jenisnya.

a. Berdasarkan sifat
Menurut sifatnya, sumber daya alam dapat dibagi 3, yaitu sebagai berikut :

1. Sumber daya alam yang terbarukan (renewable), misalnya: hewan, tumbuhan, mikroba, air, dan tanah. Disebut ter barukan karena dapat melakukan reproduksi dan memiliki daya regenerasi (pulih kembali).

2. Sumber daya alam yang tidak terbarukan (nonrenewable), misalnya: minyak tanah, gas bumf, batu tiara, dan bahan tambang lainnya.

3. Sumber daya alam yang tidak habis, misalnya, udara, matahari, energi pasang surut, dan energi laut.

b. Berdasarkan potensi
Menurut potensi penggunaannya, sumber daya alam dibagi beberapa macam, antara lain sebagai berikut.

1. Sumber daya alam materi; merupakan sumber daya alam yang dimanfaatkan dalam bentuk fisiknya. Misalnya, batu, besi, emas, kayu, serat kapas, rosela, dan sebagainya.

2. Sumber daya alam energi; merupakan sumber daya alam yang dimanfaatkan energinya. Misalnya batu bara, minyak bumi, gas bumi, air terjun, sinar matahari, energi pasang surut laut, kincir angin, dan lain-lain.

3. Sumber daya alam ruang; merupakan sumber daya alam yang berupa ruang atau tempat hidup, misalnya area tanah (daratan) dan angkasa.

c. Berdasarkan jenis
Menurut jenisnya, sumber daya alam dibagi dua sebagai berikut :

1. Sumber daya alam nonhayati (abiotik); disebut juga sumber daya alam fisik, yaitu sumber daya alam yang berupa benda-benda mati. Misalnya : bahan tambang, tanah, air, dan kincir angin.

2. Sumber daya alam hayati (biotik); merupakan sumber daya alam yang berupa makhluk hidup. Misalnya: hewan, tumbuhan, mikroba, dan manusia.

2) Pertanian dan Perkebunan

Perkebunan adalah segala kegiatan yang mengusahakan tanaman tertentu pada tanah dan/atau media tumbuh lainnya dalam ekosistem yang sesuai, mengolah dan memasarkan barang dan jasa hasil tanaman tersebut, dengan bantuan ilmu pengetahuan dan teknologi, permodalan serta manajemen untuk mewujudkan kesejahteraan bagi pelaku usaha perkebunan dan masyarakat.

Pertanian adalah : Pengembangan dan pemanfaatan sumber daya alam hayati terutama tanaman produktif yang menghasilkan dan dapat di pergunakan sebagai kehidupan manusia. Sedangkan pengertian pertanian dalam arti sempit adalah : suatu proses becocok tanam di suatu lahan yang telah di siapkan sebelumnya dalam skala kecil pola perdagangan lok al,serta mengunakan cara manual tanpa terlalu banyak memakai menejemen.

Republik Indonesia adalah Negara agraris lebih dari 60% penduduk Indonesia mata pencariannya adalah dengan bertani. Maju tidaknya petpertanian di Negara kita disebabkan oleh faktor-faktor yang mendorong pertanian itu sendiri, faktor pendprong tersebut seperti:

· Tanah yang subur

· Iklim yang baik

· Pemakaian bibit varietas unggul

· Majunya industry pupuk

· Sistem pengairan yang baik

· Perluasan daerah-daerah prtanian baru

· Adanya pendidkan ahli pertanian

a. Bentuk - Bentuk Pertanian di Indonesia

· Sawah

adalah suatu bentuk pertanian yang dilakukan di lahan basah dan memerlukan banyak air baik sawah irigasi, sawah lebak, sawah tadah hujan maupun sawah pasang surut. Yang pada masa sekarang sudah hampir punah.

· Tegalan

adalah suatu daerah dengan lahan kering yang bergantung pada pengairan air hujan, ditanami tanaman musiman atau tahunan dan terpisah dari lingkungan dalam sekitar rumah. Lahan tegalan tanahnya sulit untuk dibuat pengairan irigasi karena permukaan yang tidak rata. Pada saat musim kemarau lahan tegalan akan kering dan sulit untuk ditubuhi tanaman pertanian.

· Pekarangan

adalah suatu lahan yang berada di lingkungan dalam rumah (biasanya dipagari dan masuk ke wilayah rumah) yang dimanfaatkan untuk ditanami tanaman pertanian

3) Pertanian Rakyat

Pertanian rakyat adalah suatu sistem pertanian yang dikelola oleh rakyat pada lahan / tanah garapan seseorang untuk memenuhi kebutuhan makanan / pangan dalam negeri. Indonesia adalah negara agraris di mana sebagian besar masyarakatnya hidup dari mata pencaharian sebagai petani yang bercocok tanam atau bertani.

- Hasil - Hasil Pertanian di Indonesia

· Karet

· Kelapa sawit

· Bawang

· Beras

· Cengkeh

· Coklat

· Durian

· Jagung

Ciri-Ciri Pertanian Rakyat :

1. Modal Kecil

Pada umumnya masyarakat pedesaan yang menjadi petani hidup dalam keadaan miskin. Dengan demikian modal yang dimiliki pun sedikit yang mengakibatkan teknik, peralatan dan perlengkapan yang digunakan masih tergolong sederhana. Dengan berbagai barang modal yang berteknologi rendah itu tentu saja tidak akan menghasilkan hasil pertanian yang besar.

2. Sistem dan Cara Pengolahan Lahan yang Sederhana

Akibat keterbatasan dana, maka sistem yang digunakan untuk bercocoktanam pun juga menjadi sederhana. Dengan modal yang besar pada umumnya akan dapat menerapkan teknologi tinggi untuk mengikatkan kualitas dan kuantitas hasil panen.

3. Tanaman yang Ditanam Adalah Tanaman Pangan

Rakyat petani Indonesia pada umumnya menanam tumbuhan yang dapat dijadikan bahan makanan. Hal ini disebabkan oleh kondisi ekonomi para petani yang secara umum di bawah garis kemiskinan. Tanaman yang ditanam pun merupakan tanaman pangan sehari-hari agar jika tidak laku terjual dapat dikonsumsi atau dimakan sendiri. Selain itu tanaman pangan memiliki sifar pasar yang inelastis, sehingga produk pangan itu akan selalu laku di pasaran tanpa dapat banyak dipengaruhi oleh harga.

4. Tidak Meliki Sistem Administrasi yang Baik

Para petani Indonesia pada mulanya bekerja sendiri-sendiri tanpa membuat perkumpulan petani. Dengan diperkenalkannya sistem koperasi, maka pertanian di Indonesia dapat melangkah ke arah yang lebih baik. Koperasi merupakan organisasi badan hukum yang didirikan dengan tujuan untuk mensejahterakan anggota-anggotanya. Dengan sistem administrasi koperasi yang baik maka para petani ini akan lebih memiliki posisi daya tawar dan daya saing yang lebih baik dibandingkan dengan bekerja sendiri-sendiri.

4) Perkebunan Besar

Perkebunan besar adalah perkebunan yang diselenggarakan atau dikelola secara komersial oleh perusahaan yang berbadan hukum. Perkebunan besar, terdiri dari : Perkebunan Besar Negara (PBN) dan Perkebunan Besar Swasta (PBS) Nasional/Asing.

Ciri-ciri perkebunan yang besar adalah:

· Cara penegelolahan tanah dan pemeliharaannya secara modern

· Modalnya harus besar

· Hasilnya untuk keperluaan perdagangan dan indutri

· Menghitungkan laba dan ruga

· Menggunakan tenga kerja yang relative banyak

Berdasarkan cirri diatas maka jenis tanh pun harus meliputi jenis tanah yang memenuhi persyratan tertentu. Syrat utamanya untuk perkebunan ini adalh harus dapat dijadikan bahan perdagangan ataupun bahan mentah suatu industry.

Wilayah Indonesia sangat baik untuk usaha perkebunan selain itu juga berguna untuk melindungi tanah dan air dari kerusakan. wilayah Indonesia baik untuk perkebunan karena alas an berikut:

ü Tanah Vulkanisnya sangat subur, sangat baik untuk pertumbuhan tanam-tanaman.

ü Iklim hutan hujan tropis, dengan curah hujan yang banyak dan kuatnya sinar matahari sanagn bagus untuk pertumbuhan tanaman keras.

ü Aneka ragam relief, memeungkinkan tumbuhan bermacam-macam jenis.

ü Letak geografis, sanagt menunjang pemasaran dari hasil perkebunan.

ü penduduknya yang padat, sangat dibutuhkan sebagai tenaga kerja pada perkebunan.

Sehubungan dengan pelaksanaan pembangunan yang menekan pada pembangunan dan perkebunan utamanaya perkebunan rakyat dengan melaksanakan usaha sebagai berikut:

· Intensifikasi

· Devertifikasi

· Rehabilitasi

· Ekstensifikasi

5) Kehutanan di Indonesia

Hutan mempunyai jasa yang sangat besar bagi kelangsungan makhluk hidup terutama manusia. Salah satu jasa hutan adalah mengambil karbon dioksida dari udara dan menggantimya dengan oksigen yang diperlukan makhluk lain. Maka hutan disebut paru-paru dunia. Jadi, jika terlalu banyak hutan yang rusak, tidak akan ada cukup oksigen untuk pernapasan. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 41 tahun 1999 tentang kehutanan, yang dimaksud dengan hutan adalah suatu kesatuan ekosistem berupa hamparan lahan berisi sumber daya alam hayati yang didominasi pepohonan dalam persekutuan alam lingkungannya, yang satu dengan lainnya tidak dapat dipisahkan.

Tanah di Indonesia yang luasnya 1.910.931 km2 dimana 70% dari wilayah datarannya masih berupa hutan. Kebanyakan hutan t tersebut terletak dan tersebar diluar pulau jawa. Perincian peresntase jumlah luas hutan untuk masing-masing pulau adalah:

- Sumatera (62%)

- Kalimantan (80%)

- Sulawesi (70%)

- Irian Jaya (95%)

- Jawa (25%)

I. Jenis-Jenis Hutan di Indonesia:

· Jenis-Jenis Hutan di Indonesia Berdasarkan Iklim:

a) Hutan Hujan Tropika, adalah hutan yang terdapat didaerah tropis dengan curah hujan sangat tinggi. Hutan jenis ini sangat kaya akan flora dan fauna. Di kawasan ini keanekaragaman tumbuh-tumbuhan sangat tinggi. Luas hutan hujan tropika di Indonesia lebih kurang 66 juta hektar Hutan hujan tropika berfungsi sebagai paru-paru dunia. Hutan hujan tropika terdapat di Pulau Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, dan Papua.

b) Hutan Monsun, disebut juga hutan musim. Hutan monsun tumbuh didaerah yang mempunyai curah hujan cukup tinggi, tetapi mempunyai musim kemarau yang panjang. Pada musim kemarau, tumbuhan di hutan monsun biasanya menggugurkan daunnya. Hutan monsun biasanya mempunyai tumbuhan sejenis, misalnya hutan jati, hutan bambu, dan hutan kapuk. Hutan monsun banyak terdapat di Jawa Tengah dan Jawa Timur.

· Jenis-Jenis Hutan di Indonesia Berdasarkan Terbentuknya:

a) Hutan alam, yaitu suatu lapangan yang bertumbuhan pohon-pohon alami yang secara keseluruhan merupakan persekutuan hidup alam hayati beserta alam lingkungannya. Hutan alam juga disebut hutan primer, yaitu hutan yang terbentuk tanpa campur tangan manusia.

b) Hutan buatan disebut hutan tanaman, yaitu hutan yang terbentuk karena campur tangan manusia.

II. Hasil-hasil hutan Indonesia

Hutan di Indonesia memiliki tumbuhan yang beraneka ragam, terutama yang berbentuk pohon. Secara keseluruhan, di Indonesia terdapat + 40.000 jenis tumbuhan, 25.000 – 30.000jenis di antaranya adalah tumbuhan berbunga, yang merupakan 10 % dari seluruh tumbuhan berbunga di dunia. Kekayaan hutan yang melimpah ruah tersebut meberikan manfaat kepada penduduk Indonesiamaupun bangsa lain.

Ø Beberapa contoh hasil hutan kayu :

1. Kayu Agathis (Agathis alba)

2. Kayu Bakau atau Mangrove (Rhizophora mucronata)

3. Kayu Bangkirai (Hopea mengerawan)

4. Kayu Benuang (Octomeles sumatrana)

5. Kayu Duabanga (Duabanga moluccana)

6. Kayu Jelutung (Dyera costulata)

7. Kayu Kapur (Dryobalanops fusca)

8. Kayu Kruing (Dipterocarpus indicus)

9. Kayu Meranti (Shorea sp)

10. Kayu Nyatoh (Palaquium javense)

11. Kayu Ramjin (Gonystylus bancanus)

12. Kayu Jati (Tectona grandis)

13. Kayu Ulin (Eusideroxylon zwageri)

14. Kayu Sengon (Albizzia chinensis) dan lain sebagainya.

Ø Beberapa contoh Hasil Hutan Non kayu :

  1. Rotan
  2. Damar
  3. Kapur Barus
  4. Kemenyan
  5. Gambir
  6. Kopal
  7. Kulit pohon Bakau
  8. Gondorukem
  9. Terpentin
  10. Bambu
  11. Sutra Alam
  12. Minyak Kayu Putih
  13. Madu

III. Manfaat dari Kehutanan

Secara tidak langsung hutan juga dapat memberikan manfaat yang penting antara lain yaitu:

· Mencegah bahaya banjir

· Mencegah bahaya erosi dan tanah longsor

· Menimbulkan mata air

· Menyuburkan tanah

· Menimbulkan udara segar.

Pelaksanaan pembangunan di Indonesia. selain melaksanakan pembangunan di bidang ekonomi, juga melaksanakan berbagai kebijaksanaan terhadap terhadap potensi sumberdaya alam Indonesia, agar potensi sumberdaya alam tersebut dapat digali dan dimanfaatkan secaraboptimal. Langkah-langkah kebijaksanaan tersebut antara lain:

Ø Interval dan elevasi sumberdaya alam dan lingkungan hidup

Ø Penyelamatan hutan, tanah, dan air dari kerusakan

Ø Pembinaan sumberdaya alam dan lingkungan hidup

Ø Pengembangan metereologi dan geofisika.

SUMBER :

BUKU GEOGRAFI REGIONAL INDONESIA ( UNIMED PERS )

FOLOW

TWITTER SAYA

Rabu, 19 Februari 2014

Peranan Puaca dan Iklim Terhadap Aspek Kehidupan ( MAKALAH )

BAB I

PENDAHULUAN

Ilmu pengetahuan bumi mengenai meteorologi dan klimatologi merupakan ilmu yang penting untuk dipelajari. Dari ilmu tersebut kita mampu mengetahui dan mendeteksi gejala-gejala alam yang terjadi di sekitar kita.

Cuaca adalah keadaan udara pada saat tertentu dan di wilayah tertentu yang relatif sempit dan pada jangka waktu yang singkat. Cuaca itu terbentuk dari gabungan unsur cuaca dan jangka waktu cuaca bisa hanya beberapa jam saja. Sedangkan iklim adalah keadaan cuaca rata-rata dalam waktu satu tahun yang penyelidikannya dilakukan dalam waktu yang lama (minimal 30 tahun) dan meliputi wilayah yang luas.

Cuaca dan iklim memiliki peranan yang penting dalam kehidupan manusia. Cuaca dan iklim merupakan salah satu komponen ekosistem alam. Kehidupan manusia sangat dipengaruhi oleh keadaan cuaca dan iklim, mulai dari jenis pakaian, makanan, bentuk rumah, pekerjaan sampai rekresi tidak terlepas dari pengaruh atmosfer beserta proses - prosesnya. Cuaca dan iklim selalu menyertai dan mempengaruhi kehidupan manusia di bumi. Ilmu yang mempelajari tentang cuaca dan iklim adalah meteorologi dan klimatologi.

Meteorologi adalah ilmu yang mempelajari tentang proses - proses fisika yang terjadi di atmosfer pada saat tertentu, beserta fenomena - fenomena fisik di atmosfer. Adapun kejadian-kejadian fisik yang dipelajari terbatas dalam waktu yang singkat, sedangkan yang dimaksud dengan fenomena - fenomena fisik di atmosfer meliputi : temperatur, tekanan udara, angin, kelembapan, awan dan hujan. Hal ini disebut dengan elemen - elemen iklim. Sedangkan pengertian iklim berdasarkan batasan diatas adalah rata-rata dari kondisi fisik temperatur, tekanan udara, angin, kelembaban, dan hujan di atmosfer dalam waktu yang lama atau luas.

Klimatologi didefinisikan sebagai ilmu yang memberi gambaran dan penjelasan penjelasan sifat iklim, perbedaan iklim di berbagai tempat dan kaitan antara iklim dan aktivitas manusia, mempelajari jenis iklim di muka bumi dan faktor penyebabnya.

Oleh sebab itu perlunya mempelajari ilmu cuaca dan iklim agar dapat mempelajari fenomena-fenomena alam yang terjadi, memprediksi keadaan atmosfer kedepannya dan mengetahui manfaat iklim dan cuaca yang berbeda-beda di berbagai tempat.

BAB II

PEMBAHASAN

Iklim merupakan salah satu faktor yang sangat penting bagi kehidupan manusia. Karena iklim mempunyai peranan yang besar terhadap berbagai bidang kehidupan manusia sehari-hari.

1. Peranan Cuaca dan Iklim Dalam Bidang Pertanian

clip_image002

Di Indonesia sebagian besar penduduknya merupakan masyarakat agraris yang bergerak di sektor pertanian. Sifat-sifat iklim seperti suhu, curah hujan, dan musim sangat berpengaruh terhadap kehidupannya. Masyarakat yang sejak dahulunya bertani mempercayai bahwa bulan yang berakhiran –ber (september, oktober, november, desember) merupakan bulan penuh hujan. Sehingga petani turun ke ladang atau sawah untuk mengolah lahan.

Faktor-faktor iklim seperti cuaca dan iklim benar-benar dipertimbangkan dalam mengembangkan pertanian. Kondisi suhu, curah hujan dan pola musim sangat menentukan kecocokan dan optimalisasi pembudidayaan tanaman pertanian. Misalnya, padi sangat cocok dibudidayakan di daerah yang bersuhu udara panas dengan curah hujan yang cukup tinggi. Tanaman hortikultura seperti sayur-sayuran dan buah-buahan cocok dibudidayakan di daerah sedang sampai sejuk dengan intensitas curah hujan tidak setinggi pada tanaman padi.

2. Peran Cuaca dan Iklim Dalam Bidang Perikanan dan Kelautan

Di bidang perikanan atau kelautan, faktor iklim seperti cuaca, suhu, dan musim sangat berpengaruh, baik terhadap para nelayan maupun ikan yang akan di tangkap. Pada umumnya para nelayan mengerti benar tentang keadaan cuaca, terutama yang behubungan dengan angin dan musim.

clip_image004

Pada zaman dahulu, para nelayan pergi dan pulang dari laut menggunakan angin darat dan angin laut. Selain itu dengan pengetahuan yang dimiliki mereka tahu kapan datangnya angin musim barat dan angin musim timur. Pada saat berhembus angin barat mereka sangat berhati-hati dalam menangkap ikan di laut. Karena musim angin barat sering menimbulkan gelombang besar yang membahayakan mereka. Dan mereka juga tahu mengenai tanda-tanda alam seperti akan datangnya badai yang besar, sehingga mereka tidak akan turun ke laut untuk menangkap ikan.

3. Peranan Cuaca dan Iklim Dalam Bidang Telekomunkasi

clip_image006Faktor cuaca dan iklim berpengaruh pula terhadap bidang telekomunikasi. Seperti arus angin dapat dimanfaatkan untuk berkomunikasi antar daerah dengan menggunakan telepon angin. Cuaca dan iklim merupakan akibat dari proses-proses yang terjadi di atmosfer atau lapisan udara. Lapisan udara yang menyelebungi bumi terdiri dari beberapa lapisan, di antaranya terdapat lapisan ionosfer. Lapisan ini mengandung partikel-partikel yang mengalami ionisasi sehingga bermuatan listrik. Dengan adanya lapisan ionosfer ini, maka siaran radio dan televisi dapat di dengar dan dilihat dimana-mana. Saat ini Indonesia telah memiliki satelit komunikasi PALAPA yang di tempatkan di atmosfer pada lokasi geostasioner dengan ketinggian 36.000 km dari permukaan bumi.

4. Peranan Cuaca dan Iklim Dalam Bidang Pariwisata

clip_image008Faktor cuaca dan iklim berpengaruh pula terhadap bidang pariwisata. Seperti cuaca cerah, banyak cahaya matahari, kecepatan angin, udara sejuk, kering, panas, dan sebagainya sangat mempengarui terhadap pelaksanaan wisata, baik wisata darat maupun laut. Dengan kondisi seperti yang telah disebutkan, maka pelaksanaan wisata akan semakin dinikmati.

5. Peranan Cuaca dan Iklim Dalam Bidang Transportasi

clip_image010 Dalam bidang transportasi, faktor-faktor cuaca seperti pola angin dan curah hujan mempengaruhi kelancaran transportasi baik transportasi laut ataupun udara. Contohnya jalur pelayaran akan terganggu jika terjadi angin ribut ataupun badai yang disertai hujan lebat. Demikian pula dalam sistem transportasi udara, fenomena-fenomena alam mempengaruhi kelancaran jalur penerbangan.

6. Peranan Cuaca dan Iklim Dalam Bidang Industri

clip_image012

Pada industri tradisional proses produksi masih di pengaruhi oleh cuaca dan iklim. Industri pada umumnya yang memerlukan panas cahaya matahari yaitu pembuatan batu bata, industri kerupuk, dan genteng.

7. Peranan Cuaca dan Iklim Dalam Bidang Bangunan

clip_image014 Salah satu cara mengetahui iklim ataupun cuaca suatu daerah dengan mengenali desain rumah di daerah itu pada umumnya. Cuaca dan iklim mempengaruhi struktur tanah. Seperti di daerah pinggir pantai masyarakat membangun rumah panggung. Sedangkan di daerah daratan rendah tidak dibangun rumah panggung.

8. Peranan Cuaca dan Iklim Dalam Bidang Kekayaan Hayati

clip_image016 Daerah yang memiliki iklim tropis dengan kelembapan tinggi, memiliki kekayaan hayati sangat banyak. Kekayaan hayati yang banyak mendorong munculnya kegiatan-kegiatan yang memanfaatkan dan mengolah sumber daya tersebut, seperti industri, perdagangan, perhutanan, kerajinan tangan, dan lain-lain.

9. Peranan Cuaca dan Iklim Dalam Bidang Persebaran Penduduk

clip_image018 Iklim mempunyai pengaruh juga terhadap penyebaran penduduknya. Biasanya aglomerasi penduduk terjadi di daerah dengan kondisi iklim yang mendukung kehidupannya. Daerah gurun memiliki penduduk yang sangat jarang karena persediaan airnya sangat kurang, kebanyakan penduduknya memilih tinggi di sekitar sungai atau oase.

10. Peranan Cuaca dan Iklim Dalam Bidang Budaya

clip_image020 Pengaruh iklim terhadap budaya dapat kita lihat antara lain pada bentuk rumah dan pakaiannya. Di daerah pedalaman dengan iklim tropis basah misalnya, penduduknya memanfaatkan apa yang tersedia di hutan untuk bahan bangunannya, seperti atap rumbia atau daun palma. Selain itu, rumah tersebut biasanya didirikan di atas tiang supaya terhindar dari banjir, aman dari serangan binatang buas, serta tidak terlalu panas. Iklim juga mempengaruhi cara berpakaian penduduknya. Orang Eskimo yang tinggal di daerah kutub menggunakan pakaian yang tebal karena iklimnya yang sangat dingin.

KESIMPULAN DAN SARAN

A. Kesimpulan

Ilmu pengetahuan bumi mengenai meteorologi dan klimatologi merupakan ilmu yang penting untuk dipelajari. Dari ilmu tersebut kita mampu mengetahui dan mendeteksi gejala-gejala alam yang terjadi di sekitar kita.

Oleh sebab itu perlunya mempelajari ilmu cuaca dan iklim agar dapat mempelajari fenomena-fenomena alam yang terjadi, memprediksi keadaan atmosfer kedepannya dan mengetahui manfaat iklim dan cuaca yang berbeda-beda di berbagai tempat.

Iklim merupakan salah satu faktor yang sangat penting bagi kehidupan manusia. Karena iklim mempunyai peranan yang besar terhadap berbagai bidang kehidupan manusia sehari-hari.

1. Peranan Cuaca dan Iklim Dalam Bidang Pertanian

2. Peran Cuaca dan Iklim Dalam Bidang Perikanan dan Kelautan

3. Peranan Cuaca dan Iklim Dalam Bidang Telekomunkasi

4. Peranan Cuaca dan Iklim Dalam Bidang Pariwisata

5. Peranan Cuaca dan Iklim Dalam Bidang Transportasi

6. Peranan Cuaca dan Iklim Dalam Bidang Industri

7. Peranan Cuaca dan Iklim Dalam Bidang Bangunan

8. Peranan Cuaca dan Iklim Dalam Bidang Kekayaan Hayati

9. Peranan Cuaca dan Iklim Dalam Bidang Persebaran Penduduk

10. Peranan Cuaca dan Iklim Dalam Bidang Budaya

B. Saran

Dengan sangat berpengaruhnya cuaca dan iklim ini tehadap kehidupan kita diharapkan kita dapat mengetahui bagaimana sebenarnya peranan cuaca dan iklim terhadap aspek kehidupan kita ini sehingga kita tidak keliru apa peranannya yang sebenarnya.

DAFTAR PUSTAKA

· http://erianus-eroungkkukotflae.blogspot.com/2012/12/meteorologi-dan-klimatologi.html

· http://rohmatunnurul.blogspot.com/2013/01/pengaruh-cuaca-dan-iklim-terhadap_10.html

· http://budisma.web.id/materi/sma/geografi/pengaruh-cuaca-dan-iklim-bagi-kehidupan/

--------Silahkan Di Copas------- Klik DISINI Buat Dengerin Musik

Senin, 10 Februari 2014

PROPOSAL PEMBUATAN PUPUK

http://www.scribd.com/doc/206098914/PROPOSAL-PEMBUATAN-PUPUK-BOKASHI SILAHKAN DOWNLOAD..........!!!!!!!!!!!! MAAF KALO COVERNYA AGROPARIWISATA

PROPOSAL PEMBUATAN PUPUK BOKASHI


BANTU SAYA MEMBAGIKAN BLOG INI

- See more at: http://www.seoterpadu.com/2013/07/cara-membuat-kotak-komentar-keren-di_8.html#sthash.P9EsiDMI.dpuf